Hujan Lebat Picu Banjir dan Longsor, Jalan Utama di Sukabumi Terputus

Kamis 05-12-2024,15:34 WIB
Reporter : Edwin Suwanda
Editor : Edwin Suwanda

BogorAktual.id – Cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi melanda Kabupaten Sukabumi, menyebabkan bencana banjir, longsor, dan kerusakan infrastruktur di sejumlah wilayah. Salah satu kejadian signifikan adalah ambruknya jembatan di ruas jalan Loji-Puncak Darma, Km Bdg 161+784, pada Rabu (4/12/2024) sekitar pukul 05.00 WIB.

 

"Panjang jembatan sekitar 12 meter ambruk. Sementara jalur ditutup sambil menunggu perbaikan yang saat ini sedang dilaksanakan," kata Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Jawa Barat, Bambang Tirtoyuliono.

 

Bambang menambahkan, dari November hingga 4 Desember 2024 tercatat 53 kejadian longsor di Jawa Barat. Sebanyak 51 insiden telah diatasi dan lalu lintas kembali normal, tetapi dua kejadian terbaru, termasuk di Simpang Loji-Puncak Darma, membuat akses terputus.

 

"Jalan di Simpang Loji-Puncak Darma amblas sekitar satu meter. Lalu lintas telah dialihkan," ujarnya.

 

Kepala BPBD Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, mengungkapkan bahwa bencana akibat cuaca ekstrem melanda beberapa kecamatan. Enam kecamatan terdampak banjir meliputi Ciemas, Palabuhanratu, Tegallega, Cidolog, Gegerbitung, serta Desa Sirnamekar di Kecamatan Tegalbuleud dan Kecamatan Pabuaran.

 

Sementara itu, longsor terjadi di tujuh kecamatan, yakni Simpenan, Cisolok, Nagrak, Sagaranten, Palabuhanratu, Warungkiara, dan Lengkong. Pergerakan tanah dilaporkan di Desa Sukamaju (Kecamatan Cikembar) dan Desa Bantargadung (Kecamatan Bantargadung).

 

Deden memastikan BPBD Kabupaten Sukabumi telah melakukan evakuasi di sejumlah titik terdampak bencana. "Kami masih melakukan pendataan dan asesmen untuk memastikan penanganan berjalan optimal," jelasnya.

 

Pemerintah terus memprioritaskan pemulihan infrastruktur dan memberikan bantuan kepada warga terdampak, sambil mengantisipasi kemungkinan bencana susulan akibat cuaca ekstrem.

Kategori :