Rahasia Memasak Telur yang Baik dan Benar Anjuran Pakar Genetika Ekologi

Jumat 03-01-2025,11:00 WIB
Reporter : Eka Hafni
Editor : Nanda Ibrahim

BogorAktual.id - Telur ayam merupakan sumber protein yang sangat penting bagi kesehatan tubuh. Selain itu, telur juga mengandung berbagai nutrisi lainnya seperti vitamin, mineral, lemak sehat, dan mikronutrien lainnya. 

Meskipun begitu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengonsumsi telur untuk mendapatkan manfaat yang maksimal.

Menurut Prof Ronny Rachman Noor, seorang Pakar Genetika Ekologi dari IPB University, satu butir telur besar mengandung sekitar 212 mg kolesterol, yang cukup tinggi dibandingkan dengan asupan harian yang direkomendasikan. 

Namun, belakangan ini terjadi perubahan kebijakan terkait konsumsi kolesterol, di mana beberapa negara seperti Amerika Serikat sudah tidak lagi membatasi asupan kolesterol per hari.

Namun, hal ini tetap memunculkan kontroversi mengingat dampak negatif yang mungkin timbul dari konsumsi kolesterol yang berlebih. 

Prof Ronny menegaskan bahwa nilai gizi telur juga dipengaruhi oleh jenis ayam dan pakan yang diberikan. 

"Ayam yang dipelihara secara organik cenderung menghasilkan telur dengan nilai gizi yang lebih baik daripada ayam yang dipelihara secara konvensional," ungkapnya. 

Perkembangan dalam manajemen pemeliharaan ayam, seperti free range dan sistem pastura umbaran, juga berdampak positif terhadap kualitas telur yang dihasilkan. 

Hal ini membuat telur semakin sehat dan bergizi bagi tubuh. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memilih telur yang berasal dari peternakan yang menjaga kesejahteraan ayam dan memberikan pakan yang berkualitas.

Teknik Memasak Telur

Kita mungkin terbiasa memasak telur dengan berbagai cara. Namun, ada kemungkinan cara mengolahnya belum sesuai, sehingga nilai nutrisi yang baik dari telur akan berkurang secara drastis.

Prof Ronny menyebut bahwa memasak dan mengolah telur memang krusial, karena akan mengeliminasi bakteri berbahaya yang jika dikonsumsi akan berbahaya bagi kesehatan.

Ia memaparkan, cara memasak telur yang paling umum dilakukan adalah merebus telur selama 6-10 menit yang akan menghasilkan telur rebus matang. Kemudian, merebus telur dengan suhu yang lebih rendah yaitu sekitar 71-82 derajat Celcius selama 3 menit yang menghasilkan telur setengah matang.

Cara lainnya yaitu menggoreng telur dengan minyak, memanggang telur di oven sampai telur matang, mengocok telur dan menggorengnya menjadi telur orak-arik, membuat omelet, dan memasak telur dengan menggunakan microwave.

Menurut Prof Ronny, berbagai cara memasak telur ini pada intinya akan membuat telur lebih mudah dicerna dan nutriennya lebih mudah diserap oleh tubuh karena terjadi perubahan struktur protein.

Kategori :