Tak hanya menyambut Ogata di stasiun, Dedie juga mengajak turis asal Jepang tersebut berkeliling Alun-Alun Kota Bogor dan mencoba kembali menaiki angkot sebagai simbol bahwa perubahan nyata telah dilakukan.
“Kami ingin memperlihatkan bahwa kami telah lakukan perbaikan. Para pengamen kini tidak lagi main di angkot, tetapi disediakan tempat khusus di taman dan restoran. Mereka sekarang bukan lagi pengamen, tapi seniman jalanan yang dihargai,” terang Dedie Rachim.
Ogata sendiri menyambut positif perubahan yang terjadi di Kota Bogor. Ia mengaku terkesan dengan suasana baru yang lebih tertib dan aman.
“Saya tadi sampai di Stasiun Bogor, semuanya berubah sangat bagus. Saya naik angkot dan tidak ada pengamen sama sekali. Sudah berubah. Para pengamen menjadi orang yang baik,” kata Ogata.
Ia juga menyampaikan bahwa Kota Bogor kini layak menjadi destinasi wisata yang ramah untuk warga asing.
“Sekarang saya sudah berubah hati. Wisatawan dan turis aman datang ke Bogor. Kalau ada libur, saya pasti akan datang lagi ke Bogor,” ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan Dedie Rachim yang menjamu Ogata beserta istrinya untuk makan makanan khas Bogor di Balai Kota. []