Sementara itu, dari hasil rapat SC yang dilangsungkan keesokan harinya, Selasa 24 Juni 2025, disepakati bahwa agenda utama kongres akan difokuskan pada pemilihan Ketua Umum PWI dan Ketua Dewan Kehormatan PWI. Penetapan peserta kongres diserahkan kepada Hendry Ch Bangun dan Zulmansyah Sekedang, dan akan diperkuat secara legal melalui akta notaris.
"Terkait masa jabatan Ketua Umum yang terpilih, akan dibahas dan diputuskan dalam pembahasan Tata Tertib Kongres yang direncanakan pada 29 Juli 2025. Begitu pula mengenai keabsahan anggota SC dan OC untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Umum, keputusan finalnya akan diambil dalam forum Tata Tertib tersebut," ujar Ketua SC Zulkifli Gani Ottoh, selepas rapat, Selasa (24/06/2025).
Zulkifli melanjutkan bahwa forum Tata Tertib adalah ruang yang sah dan bermartabat untuk merumuskan semua hal teknis dan prinsipil terkait jalannya kongres.
"Kita serahkan sepenuhnya pada mekanisme yang tertib dan demokratis," tegas Zulkifli.
Ia juga mengimbau agar seluruh pihak yang terlibat dapat bersikap dewasa dan menghindari manuver-manuver di media maupun media sosial yang dapat menimbulkan salah paham.
“Mari kita menjaga proses yang sedang berjalan. Jangan bermanuver lewat media. Kita jaga bersama proses ini tetap sehat dan bermartabat,” terang Zulkifli.
Sebagai bentuk penguatan etika dan akuntabilitas, panitia akan menyusun pakta integritas yang wajib ditandatangani oleh seluruh anggota SC, OC, dan peserta kongres. Untuk mengantisipasi kemungkinan gugatan pasca-kongres, akan disiapkan pula **pakta integritas khusus** yang wajib ditandatangani oleh Ketua Umum terpilih.
Kongres Persatuan ini direncanakan akan dibuka secara resmi oleh Ketua Dewan Pers, serta menghadirkan sambutan dari Komisi Digital Dewan Pers (Komdigi) dan Menteri Hukum.