“Kami ingin menciptakan ruang belajar yang tidak menggurui. Dengan suasana menyenangkan, informasi lebih mudah diterima. Anak senang, ibu semangat, tumbuh kembang pun terbantu,” terang Rinia.
Ia menuturkan, program ini juga dilengkapi berbagai alat bantu edukasi, kartu pemantauan perkembangan, hingga form kontrol gizi harian, sehingga progres setiap anak bisa dimonitor secara sistematis.
“Puskesmas bukan sekadar tempat berobat, kami ingin hadir sebagai mitra masyarakat dalam menjaga masa depan anak-anak,” tandas Rinia.
Rinia mengatakan, dengan semangat kebersamaan dan pendekatan yang membumi, Puskesmas Ciapus membuktikan bahwa penanganan stunting bisa dilakukan dengan cara yang lebih hangat, adaptif, dan penuh harapan. []