Pemkot Bogor Luncurkan Strategi Graduasi KPM Bansos Berbasis Fakta Data Nyata Masyarakat

Selasa 12-08-2025,15:12 WIB
Reporter : Wiera
Editor : Nanda Ibrahim

 

"Jadi graduasi ini ada dua macam, satu alami berdasarkan data per tiga bulan untuk data yang meninggal, yang sudah mampu, yang sudah pindah domisili atau kependudukan itu secara alami akan tergraduasi. Kedua, yakni graduasi menaikkan grade masyarakat atau menaikkan kelas dari yang tidak mampu, kurang mampu, menjadi mampu untuk menjadi mandiri," ucapnya.

 

Graduasi ini secara regulasi akan memiliki peraturan wali kota (Perwali), SOP, serta juklak juknis untuk penggunaan fitur, dan mendampingi sampai melakukan intervensi kepada penerima manfaat bantuan sosial.

 

"Tahap pertama adalah seleksi usia produktif, kedua secara mindset kita bekerja sama dengan DP3A dan LP3 itu memberikan saran psikolog untuk memberikan pemahaman miskin itu tidak bagus dan dia harus keluar dari zona miskin, kemudian coaching clinic kewirausahaan yang akan memberikan pembekalan terkait pengelola keuangan pengelola keterampilan, setelah itu masuk ke keterampilan, setelah itu diaplikasikan keterampilan apa yang cocok melalui pemberian Bantuan sosial (Bansos).

 

Ini juga sebagai upaya dari Pemkot Bogor untuk menindaklanjuti rencana kebijakan pusat yang akan memfokuskan bantuan sosial pada pemberdayaan masyarakat.

 

Untuk tata kelola pendistribusian bantuan sosial kebencanaan, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan pada Setda Kota Bogor, Irfan Zacky Faizal, mengatakan fitur baru dalam pengembangan Aplikasi Solid Dinsos ini akan mempercepat penyaluran yang bisa disalurkan seketika saat terjadi bencana, sehingga tidak ada gap atau proses yang memakan waktu. 

 

"Dengan inovasi ini, laporan kebencanaan, dokumentasi, dan data yang dibutuhkan dalam bantuan sosial untuk korban bencana itu dilakukan di dalam satu waktu bisa dilakukan dengan cepat. Sehingga ini lebih akuntabel, transparan, tepat sasaran cepat dan efisien," ungkapnya. 

 

Selain itu, Direktur RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir juga menginisiasi aksi perubahan untuk Bogor Sehat dalam bidang penanganan, pencegahan, sosialisasi.

 

"Jadi ada sisi bagaimana RSUD juga melakukan upaya promotif, preemtif, dan preventif di bidang kesehatan. Sehingga apa yang diluncurkan dalam aksi perubahan ini bisa berdampak manfaat bagi masyarakat," ucapnya. []

Kategori :