“Perempuan Minang tidak dilahirkan untuk menjadi pasif, tetapi untuk bermakna,” ucapnya.
Ia mengajak seluruh anggota PKBM untuk menjadikan pertemuan tersebut sebagai momentum memperbarui dan memperkuat niat menjadi Bundo Kanduang yang adaptif terhadap perubahan zaman, namun tetap teguh menjaga nilai adab dan adat, serta menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda perempuan Minangkabau.
Sementara itu, Ketua PKBM Jawa Barat, Poppy Sofyan, menyampaikan bahwa PKBM Jawa Barat saat ini baru terbentuk di tiga daerah, yakni Kota Bogor, Bekasi, dan Cimahi.
“Kegiatan sederhana ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momen yang tepat untuk merefleksikan peran, tujuan, serta tanggung jawab Bundo Kanduang dalam menjaga jati diri dan marwah perempuan Minangkabau di tanah rantau, khususnya di Jawa Barat,” tandasnya. []