Perubahan APBD 2026 Disepakati, Pemerintah Kota Bogor Fokus Perkuat Pelayanan Publik

Sabtu 03-10-2026,00:06 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Editor : Wieragus Virmala

BogorAktual.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama DPRD Kota Bogor menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bogor, Rabu (30/9/2026).

 

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan serta anggota DPRD Kota Bogor atas kerja sama dan komitmen dalam proses pembahasan Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 hingga dapat diselesaikan untuk persetujuan bersama.

 

Dedie Rachim mengatakan, perubahan APBD 2026 merupakan bagian dari proses perencanaan dan penganggaran daerah yang dilakukan untuk menyesuaikan dinamika fiskal sekaligus memastikan program prioritas pemerintah daerah tetap berjalan.

 

“Perubahan APBD ini disusun untuk merespons dinamika fiskal daerah dengan tetap memperhatikan efektivitas dan efisiensi anggaran. Penyesuaian dilakukan secara cermat dan realistis agar anggaran dapat diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat dan mempercepat pencapaian target pembangunan,” kata Dedie Rachim. 

 

Menurutnya, perubahan APBD 2026 antara lain mempertimbangkan penyesuaian Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025, dinamika Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pendapatan transfer, serta peningkatan kebutuhan belanja untuk pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan target pembangunan daerah.

 

Dedie Rachim menjelaskan, arah belanja dalam perubahan APBD 2026 difokuskan pada sejumlah sektor yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat.

 

Di sektor kesehatan, anggaran diarahkan untuk penguatan pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk pembangunan dan pengadaan alat kesehatan. Sementara pada sektor infrastruktur dasar, belanja diarahkan untuk pembangunan dan peningkatan jalan lingkungan, drainase, fasilitas umum, penerangan jalan, taman, hingga sarana olahraga.

 

“Yang paling penting adalah bagaimana perubahan anggaran ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Karena itu, penguatan pelayanan dasar, infrastruktur, kesehatan, lingkungan dan persampahan menjadi bagian yang harus terus kita dorong,” ujar Dedie Rachim. 

Kategori :