Air Mata Perpisahan Warga Aceh Tamiang Lepas Pergi Relawan Peduli Bencana Kota Bogor

Air Mata Perpisahan Warga Aceh Tamiang Lepas Pergi Relawan Peduli Bencana Kota Bogor

Kami sudah dua minggu tidak ada listrik, air bersih pun sulit. Alhamdulillah dengan adanya bantuan dari warga Kota Bogor, kami senang dan sangat terbantu,” tutur warga Aceh Tamiang, David (26), melepas kepergian Tim Relawan Peduli Bencana Pemerintah Kota -Bogor Aktual -Pemkot Bogor

David menceritakan, anak-anak di desa tersebut pun merasa terhibur dengan kedatangan tim relawan. Mulai dari kegiatan menggambar dan mewarnai, bermain bersama, hingga pembagian hadiah, semuanya menghadirkan keceriaan bagi mereka.

 

“Yang mereka lihat sehari-hari hanya lumpur dan rumah rusak. Kasihan mereka,” akunya.

 

Tokoh masyarakat setempat, Dzul (56), juga mengungkapkan hal serupa. Bahkan, dirinya yang saat itu tengah kurang sehat mendapat perhatian khusus dari tim relawan.

 

“Kami benar-benar terharu. Relawan dari Kota Bogor mau menginap selama tiga hari di sini. Kami merasa sangat terhibur dan terbantu. Ibu-ibu juga diajak makan dan memasak bersama,” ucapnya haru.

 

Menurutnya, kehadiran tim relawan dari Kota Bogor meninggalkan kesan mendalam bagi warga. Ia pun berharap silaturahmi tersebut dapat terjalin kembali di kemudian hari.

 

“Kami berharap abang-abang bersama Pak Wakil Wali Kota bisa bersilaturahmi lagi ke sini. Kami sudah menganggap semuanya sebagai saudara,” kata Dzul menitikkan air mata.

 

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan bahwa kedatangan tim relawan tidak hanya untuk memberikan bantuan fisik, tetapi juga dukungan moril bagi warga terdampak.

 

“Kami mohon maaf jika selama berada di sini sempat menyusahkan atau merepotkan. Ini hanya sedikit yang bisa warga Kota Bogor berikan, namun mudah-mudahan dapat bermanfaat,” tutupnya. []

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: pemkot bogor