Presiden Prabowo Umumkan Indonesia Capai Swasembada Pangan 2025

Presiden Prabowo Umumkan Indonesia Capai Swasembada Pangan 2025

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pangan, khususnya beras, pada tahun 2025. Pengumuman tersebut disampaikan saat menghadiri panen raya di Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Rabu, 7 Januari 2026.-Bogor Aktual -Pemkot Bogor

BogorAktual.id - Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pangan, khususnya beras, pada tahun 2025. Pengumuman tersebut disampaikan saat menghadiri panen raya di Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Rabu, 7 Januari 2026.

 

Turut hadir secara daring Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin; Danrem 061/Suryakancana, Brigjen Thomas Rajunio; Dandim 0606 Kota Bogor, Kolonel Kav. Gan Gan Rusgandara; Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bogor, Hanafi; Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, Dody Ahdiat; dan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor  di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor.

 

Presiden menegaskan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pangan pada tahun 2025. Penegasan ini menjadi komitmen pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional serta mengakhiri ketergantungan terhadap impor.

 

“Kita buktikan bangsa Indonesia adalah bangsa yang kuat, bangsa yang berkemampuan dan mampu berdiri di kaki sendiri. Bangsa Indonesia kembali menjadi bangsa yang swasembada pangan. Bangsa Indonesia harus menjadi bangsa yang waspada, bangsa yang selalu mau mengoreksi diri, berani menghadapi segala keadaan,” kata Presiden.

 

Kemandirian pangan, lanjut Prabowo Subianto, merupakan sebuah keharusan bagi bangsa Indonesia yang memiliki sumber daya alam melimpah.

 

Presiden melanjutkan bahwa para petani telah membuktikan diri sebagai putra-putri terbaik bangsa. Dirinya menilai para petani sebagai pihak yang paling setia, paling loyal, dan paling merah putih di Republik Indonesia. Namun, keberadaan mereka, bersama para nelayan, masih kurang dihormati, dibela, dan dilindungi.

 

Keprihatinan juga diungkapkan Prabowo atas kekayaan bangsa Indonesia yang bocor, karena kurang pandai dalam mengelolanya. Selain itu, ia menyoroti perilaku sejumlah elite yang lebih sering mengejek dan melempar sindiran terhadap kinerja pemerintah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: pemkot bogor