BogorAktual.id – Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, mengarahkan Pemerintah Kabupaten Sukabumi serta BPBD Provinsi dan Kabupaten Sukabumi untuk memprioritaskan evakuasi warga terdampak bencana akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut.
“Saya minta evakuasi warga diprioritaskan dan tempat-tempat pengungsian segera disiapkan. Pastikan kebutuhan dasar korban, seperti selimut dan pakaian, terpenuhi, mengingat cuaca masih hujan dan dingin,” ujar Bey Machmudin di Bandung, Rabu (4/12/2024).
Hujan dengan intensitas tinggi pada Selasa (3/12) hingga Rabu (4/12) menyebabkan banjir, longsor, dan pergerakan tanah di sejumlah titik di Kabupaten Sukabumi. Salah satu insiden signifikan adalah ambruknya jembatan di ruas jalan Loji-Puncak Darma, yang mengakibatkan terputusnya akses utama.
Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Jawa Barat tengah memperbaiki jalur tersebut, yang untuk sementara waktu ditutup.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menyampaikan bahwa banjir tersebar di enam kecamatan, longsor di tujuh kecamatan, dan pergerakan tanah terjadi di dua kecamatan, yaitu Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, dan Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung.
“Pendataan dan asesmen masih berlangsung di lapangan,” tambah Deden.
Bey Machmudin dijadwalkan meninjau lokasi terdampak bencana di Sukabumi pada Kamis (5/12) pagi untuk memastikan penanganan berjalan optimal. Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk memberikan bantuan logistik dan mempercepat pemulihan infrastruktur serta akses yang terdampak.