Danamon Bantu 100 Pasien Katarak Operasi Gratis

Danamon Bantu 100 Pasien Katarak Operasi Gratis

PT Bank Danamon Indonesia Tbk kembali menggelar operasi katarak gratis. -Bogor Aktual-Istimewa

BogorAktual.id - PT Bank Danamon Indonesia Tbk, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan masyarakat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.

Hal itu dibuktikan dengan dihelatnya kegiatan operasi katarak gratis untuk masyarakat di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat hasil kolaborasi Danamon bersama dengan mitra farmasinya yakni PT Erela

Kegiatan yang melibatkan 100 pasien kurang mampu tersebut berlangsung di RSUD Ade Muhammad Djoen Sintang sejak 1 hingga 5 Juli 2024 mendatang. 

Mengingat jumlah pasien yang meningkat melebihi target kegiatan sebelumnya, Danamon dan Erela memutuskan untuk berkolaborasi dengan tenaga medis dari Rumah Sakit Sardjito Yogyakarta dan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta untuk memastikan operasi berjalan lancar.

Sustainability Finance Head PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Abdul Hadi menuturkan, bahwa pasien-pasien yang mengikuti program operasi katarak gratis tersebut dari kelompok masyarakat tidak mampu. 

"Pasien yang mengikuti terklasifikasi tidak memiliki BPJS, dan pasien yang belum tertangani BPJS tetapi kondisi katarak sudah parah," katanya dikutip BogorAktual.id pada Rabu (3/7). 

Abdul Hadi menjelaskan, melalui berbagai inisiatif dan program yang dijalankan, Danamon memiliki aspirasi untuk terus tumbuh sebagai sebuah organisasi yang customer centric.

"Sebagai ‘Bank Pilihan Anda,’ kami berfokus pada sales and service excellence, sinergi yang kuat dengan para mitra, pemerintah, dan komunitas, serta didukung oleh teknologi kelas dunia agar dapat memberikan berbagai solusi keuangan terbaik," tuturnya. 

"Kami berharap kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan kami hari ini dapat membantu pasien katarak mendapatkan kembali penglihatannya sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup mereka dan keluarga," imbuh Abdul. 

Melalui program ini, Danamon berharap dapat berkontribusi dalam mengatasi masalah katarak di Indonesia dan memperkuat brand image sebagai lembaga yang peduli terhadap isu kesehatan masyarakat.

"Juga yang terpenting, membantu masyarakat yang membutuhkan untuk mendapatkan penglihatan mereka kembali," tegasnya. 

Abdul juga menekankan bahwa, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Danamon untuk berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

Sebab, menurutnya, Indonesia merupakan negara dengan prevalensi kebutaan dan gangguan penglihatan tertinggi kedua di dunia setelah Ethiopia.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 2017, hasil survei Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) 2014-2016 melaporkan prevalensi kebutaan di 15 provinsi di Indonesia sebesar 3 persen, dengan katarak sebagai penyebab utama (81 persen).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News