Komunitas Perempuan Menari Promosikan Budaya Indonesia di Belanda
Komunitas Perempuan Menari (KPM) menampilkan ragam tari Nusantara pada ajang Pasar Indonesia 2026 di De Broodfabriek, Rijswijk, Belanda, 14–15 Mei 2026, sebagai upaya memperkenalkan budaya Indonesia di kancah internasional.--Dok. Molly Prabawaty
Betty menegaskan, misi utama KPM adalah melestarikan sekaligus memperkenalkan nilai-nilai tradisional Indonesia melalui seni tari serta menumbuhkan minat generasi muda terhadap budaya Nusantara. Selain itu, KPM juga aktif membangun kerja sama dengan berbagai lembaga nasional maupun internasional, termasuk UNESCO, dalam kegiatan pelestarian budaya.
KPM juga terus menerima berbagai undangan pertunjukan, baik dari pemerintah, lembaga swasta, maupun komunitas Indonesia di luar negeri. Belanda sendiri menjadi salah satu negara tujuan utama penampilan KPM, bahkan selama tiga tahun berturut-turut komunitas tersebut tampil di negeri tersebut.
Adapun delegasi penari yang tampil pada Pasar Indonesia 2026 terdiri atas Anggarwati S. Rini, Ayunda Nuryaman, Dewie Ratna, Isnah Sati, Listiany Suandini Kartawidjaya, Maria Naziyah Malik, Marina Joice Hutabarat, Molly Prabawaty, Nasya Ayudianti Ramadhani, Nindya Anggarini, Nurul Audy Baiqhaq Fathonah, Ria Virgiandari, Roro Haliza Sekarlangit Kusumaayu, Sabena Betty Sihombing, Salma Rizka Anjani, Sri Sundari, Susiana Yustrida, dan Tri Yuli Dayani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News