DPRD Kota Bogor Desak Diskominfo Perangi Berbagai Akses Situs Judi Online
DPRD Kota Bogor meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk mempercepat pemblokiran berbagai situs yang menyediakan layanan perjudian agar masyarakat tidak semakin mudah mengakses praktik perjudian me-Bogor Aktual -Pemkot Bogor
Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Bogor Selatan, yang berdasarkan data transaksi Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tercatat memiliki nilai transaksi judi online tertinggi.
Menurutnya, persoalan judi online tidak sebatas membuat seseorang kehilangan uang. Aktivitas tersebut juga berpotensi memicu konflik rumah tangga, memperburuk kondisi ekonomi keluarga, hingga menimbulkan persoalan kesejahteraan sosial.
Dalam pembahasan bersama Diskominfo, bahkan turut disinggung adanya kasus anak yang bermain judi online, sementara orang tuanya justru kehilangan bantuan sosial karena tercatat dalam data pemain judi online.
"Dampak sosialnya sangat dirasakan masyarakat Kota Bogor," ungkapnya.
Mohan pun mengingatkan masyarakat agar tidak tergoda mencoba perjudian daring. Ia menilai, kebiasaan mengakses situs judi online dapat berkembang menjadi kecanduan dan berujung pada kerugian yang lebih besar, baik bagi diri sendiri maupun keluarga.
"Untuk masyarakat Kota Bogor, jangan coba-coba mengakses atau bermain judi online (judol). Karena kalau sudah masuk, pasti akan terus-terusan dan akhirnya ketagihan," pungkasnya. []
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: pemkot bogor