Butuh Rp45 M, Pemprov Jabar dan Pemkot Bogor Patungan Bebaskan Lahan Jalan Baru Batutulis

Butuh Rp45 M, Pemprov Jabar dan Pemkot Bogor Patungan Bebaskan Lahan  Jalan Baru Batutulis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bersama Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersepakat berkolaborasi membangun jalan baru di kawasan Batutulis Bogor. -Bogor Aktual-Nanda Ibrahim

BogorAktual.id - Peluang rencana pembangunan akses jalan baru di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, mulai terbuka lebar usai Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyatakan siap mengucurkan suntikan dana untuk melakukan pembebasan lahan. 

Hal itu disampaikan KDM, sapaan Dedi Mulyadi, saat melakukan kunjungan ke lokasi amblasnya Jalan R. Saleh Danasasmita di kawasan Batutulis, Kota Bogor pada Senin (14/4) Sore. 

Kepada Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, KDM memastikan bahwa proses pembangunan jalan baru harus dilakukan secepatnya dan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor agar segera menuntaskan polemik terputusnya akses jalan di kawasan Stasiun Batutulis tersebut. 

"Sudah pak aman pak, beresin pak. Targetnya adalah di perubahan anggaran Provinsi Jawa Barat harus segera di bangun. Anggaplah pembebasan jalan sudah selesai anggaplah pengecekan sudah. Itung berapa rencana biayanya. Itu di perubahan anggaran artinya tahun ini harus sudah di bangun," ujar KDM saat berkomunikasi dengan Dedie A. Rachim saat meninjau Jalan R. Saleh Danasasmita. 

Diketahui, untuk pembangunan jalan baru tersebut, Pemkot Bogor membutuhkan anggaran sekitar Rp45 miliar sebagai konvensasi pembebasan lahan sekitar 4500 meter persegi atau Rp10 juta per meter persegi. 

BACA JUGA:KDM Respon Aduan Kerusakan Lingkungan di Tamansari Kabupaten Bogor

Dalam hal ini, KDM menyampaikan bahwa dari total tersebut pihaknya siap membantu anggaran setengahnya. 

"Solusinya nanti jalannya dipindah alokasinya dibagi dua, setengah provinsi setengah Kota Bogor. Tahun ini harus segera sudah dibebaskan dan tahun ini harus segera dibangun," tegasnya kepada wartawan. 

KDM juga menyebut bahwa nantinya lokasi jalan ambruk akses dari Jalan Lawang Gintung menuju Stasiun Batutulis, akan didorong untuk dibangun lokasi kawasan penghijauan (hutan) dan tidak akan dipergunakan kembali sebagai akses jalan.

"Kemudian ini dirubah menjadi Leuweung (Hutan) Batutulis. Terkait akses jalan yang baru sesuai dengan trase yang awal (Rumusan Pemkot Bogor). Tapi nanti dicek dulu, tentu ada kajiannya dulu dan kontur tanahnya dicek dulu," ucap KDM. 

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengapresiasi upaya bantuan dari Pemprov Jawa Barat dalam menyikapi kondisi dan keluhan yang dirasakan masyarakat Kota Bogor. 

"Tahun ini, harus segera dibebaskan dan dibangun. Proyek ini harus sudah berada di bangunan yang ditentukan. Untuk opsi baru, nanti akan dijelaskan lebih lanjut. Terima kasih atas perhatian semuanya," ucap dia. 

BACA JUGA:Kerusakan Lingkungan di Gunung Salak, Aktivitas Pembangunan Ancaman Serius bagi Habitat Elang Jawa

Dedie menjelaskan, bahwa hasil kajian menyatakan bahwa titik jalan amblas tidak layak digunakan kembali sebagai akses kendaraan meski sudah diperbaiki. Sebab di lokasi bawah jalan amblas diduga terdapat sumber mata air.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News